Senin, 09 November 2015

TUGAS 2

perusahaan dan lingkungan perusahaan

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.

Usaha adalah segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, istilah usaha dalam ilmu ekonomi sesungguhnya dapat diartikan sebagai kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan manusia. Kuncinya adalah dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Perusahaan adalah kesatuan teknis (unit ekonomi) yang mengombinasikan sumber daya alam (tanah dan unsurunsurnya), sumber daya manusia, modal, dan kewirausahaan (skill) untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa tertentu.

Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 Pasal 1 Huruf (b) disebutkan, bahwa perusahaan adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan dirikan, bekerja dan berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Lingkungan perusahaan adalah lingkungan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan menejemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.

Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.

perbedaan letak dan tempat perusahaan

Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
Tujuan perusahaan
Efisiensi perusahaan
Daerah pemasaran produk
Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Dibedakan menjadi 4, yaitu :
Terikat pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

perbedaan perusahaan dan lembaga sosial


perusahaan biasanya bersifat komersil,yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
lembaga sosial, biasanya lebih sukarela yaitu menwarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolang dan membantu tanpa mencari keuntungan. biasanya lembaga sosial menawarkan jasa
perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkn laba.
lembaga sosial,berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
Menurut Prof. Molengraff perusahaan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan, dengan cara memperniagakan beranng-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-parjanjian perdagangan.
Menurut G. P. Gillin lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
Perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial terlatak pada seluruh kegiatanya yang diarahkan untuk memperoleh laba, memberikan kesempatan karja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga untuk meningkatkan pendapatan pemerintah malui pajak dan juga persentase.
seandainya sudah bekerja saya lebih memilih perusahaan

karna perusahaan itu lebih mencari untung dan mencari penghasilan. dan banyak nilai hasil dari perusahan yang dapat memenuhi kehidupan saya. seperti mendapatkan gaji yang tercukupi, mendapatkan vasilitas apabila kita dapat bersaing dengan oarng lain tentu kita mendapat point plus dari pemimpin perusahaan.
dan istimewanya kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun dan rajin pasti kita akan di pandang lebih oleh pemimpin perusahaan.
dan tentunya bekerja di perusahaan itu tidak mudah karna banyak nya pesaing atau peminat orang yang ingin bekerja di ruang lingkup perusahaan
karna hal tersebut itu menjadi motivasi saya untuk selalu giat belajar untuk bisa bersaing dengan orang-orang di luar sana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar