Selasa, 01 Desember 2015

TUGAS 4

Tugas 4


1. Harga(Price) adalah jumlah uang yang harus dibayar oleh pelanggan untuk memperoleh suatu produk. Harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (Produk, Promosi dan Distribusi) menyebabkan timbulnya biaya.
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat.
2. Menurut saya, peranan alokasi dari harga, yaitu fungsi harga membantu para pembeli untuk memutuskan cara memperoleh tertinggi yang diharapkan berdasarkan daya belinya. Dengan demikian dengan adanya harga dapat membantu para pembeli untuk memutuskan cara mengalokasikan daya belinya pada berbagai jenis barang atau jasa. Pembeli membandingkan harga dari berbagai alternatif yang tersedia, kemudian memutuskan alokasi dana yang dikehendaki.Peranan informasi dari harga, yaitu fungsi harga dalam mendidik konsumen mengenai faktor-faktor produksi, seperti kualitas. Hal ini terutama bermanfaat dalam situasi dimana pembeli mengalami kesulitan untuk menilai faktor produksi atau manfaatynya secara objektif. Persepsi yang sering berlaku adalah bahwa harga yang mahal mencerminkan kualitas yang tinggi.
3. a. Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.
b. Motor Cina
Motor cina kebanyakan diproduksi dengan tingkat efisiensi produksi yang tinggi sehingga biaya dapat di tekan. Akibatnya, harga jual motor cina menjadi sangat rendah dan harga terebut yang digunakan untuk menarik konsumen. Kebanyakan orang membeli motor cina karena harganya yang murah dan juga kualitas nya tidak jauh dengan motor-motor yang di produksi di Negara lain.

Selasa, 24 November 2015

TUGAS 3

Tugas 3
Pendirian suatu badan hukum perusahaan haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ada beberapa faktor untuk memilih badan usaha yang akan dijalankan. Dalam praktiknya, pertimbangan utama pemilihan bentuk badan hukum perusahaan antara lain:

1. Jenis usaha yang dijalankan
Hal pertama yang dipertimbangkan adalah jenis usaha apa yang akan dijalankan. Sesuai dengan keinginan, badan usaha yang akan dijalankan bisa dalam bentuk perdagangan, industri dsb. Orang yang ingin membuka usaha, harus selektif dalam memilih jenis usaha yang mengeluarkan modal tidak terlalu besar dengan resiko kerugian kecil.

2. Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik
Ketika menjalankan bisnis, ada 2 hal yang sangat erat berkaitan, yaitu mengenai pengambilan keputusan dan batas kewenangan dalam menjalankan bisnis. Karakter badan usaha sangat menentukan hal ini. Karena tidak semua badan usaha memiliki pemisahan tanggung jawab antara pemilik dengan badan usahanya. Dalam hal memilih CV atau Firma sebagai badan usaha, ketika timbul suatu kerugian, maka kerugian tersebut menjadi tanggung jawab pemiliknya juga, hingga ke harta pribadi. Berbeda dengan Perseroan Terbatas, dimana ada keterbatasan tanggung jawab.

3. Kapasitas Keuangan dan Kemudahan Pendirian
Umumnya para pebisnis berskala kecil, ingin memilih pendirian badan usaha yang prosesnya sederhana dan biaya sesuai dengan kapasitas keuangannya. Ketika budgetnya tidak mencukupi untuk mendirikan Perseroan Terbatas, seringkali badan yang dipilih adalah CV. Namun yang harus diperhatikan adalah karakter dari badan usaha yang dipilih berikut tanggung jawabnya.

4. Kemudahan memperoleh modal
Dalam bisnis, pemisahan keuangan pribadi dengan bisnis adalah hal mutlak. Ketika membuat badan usaha, diharapkan dapat membuat rekening atas nama perusahaan tersebut. Sehingga, untuk keperluan permodalan, akan dapat dengan mudah mengajukan ke perbankan atau investor apabila cash flow yang telah berdiri sendiri dan berjalan baik dari bisnis tersebut sudah diletakkan pada wadah khusus, yaitu rekening perusahaan.

5. Besarnya resiko kepemilikan
Para pengusaha harus memikirkan resiko-resiko yang akan terjadi dalam perusahaannya. Misalnya pengusaha dalam bidang industri akan menggunakan alat-alat produksi yang membutuhkan perawatan sesering mungkin agar terhindar dari resiko kerusakan, cacat, dll.

6. Perkembangan usaha
Pengusaha haruslah visioner, oleh karena itu optimisme dalam mengembangkan bisnis juga merupakan pertimbangan dalam memilih badan usaha. Seiring dengan perkembangan bisnis, maka tidak hanya omset yang makin besar, namun resikonya juga makin besar. Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dipersiapkan strategi memilih badan usaha yang tepat.

7. Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha
Agar usaha dapat terkoordinir dengan baik, pengusaha hendaknya melibatkan pihak-pihak lain yang dapat mendukung jalannya perusahaan. Pihak-pihak tersebut ditempatkan pada bagian-bagian yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

8. Kewajiban dari peraturan pemerintah
Sebagai warga Negara yang baik, pengusaha harus memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah seperti ijin industri, NPWP, akta notaries, pajak dan ijin domilisi.

Dengan mempertimbangkan beberapa faktor di atas, maka diharapkan badan usaha yang dipilih benar-benar sesuai dengan harapan pemiliknya. Seiring dengan perkembangan bisnisnya, maka pemilihan badan usaha juga harus memiliki visi yang jauh ke depan.

2. Koperasi adalah badan usaha yang memiliki anggota orang atau badan hukum yang didirikan dengan berlandaskan asas kekeluargaan serta demokrasi ekonomi. Koperasi merupakan produk ekonomi yang kegiatannya menjadi gerakan ekonomi kerakyatan, dan berjalan dengan prinsip gotong-royong.

Dalam landasan sosial koperasi menyebutkan dimana dalam prosesnya koperasi membutuhkan banyak peran masyarakat. Yang setiap anggotanya saling bahu membahu membantu, berbagi, berpendapat, dan berdiskusi. Selain itu, koperasi adalah wadah ekonomi yang paling ampuh untuk menanggulangi kemiskinan dan keterbelakangan dalam upaya untuk menciptakan pembangunan yang berkeadilan. Menurut saya hal ini lah yang menyebabkan koperasi menjadi bentuk usaha yang cocok dengan masyarakat Indonesia. Dimana masyarakat Indonesia sangat membutuhkan bentuk badan usaha yang seperti ini. Untuk membangun masyarakat ekonomi yang lebih baik. Selain daripada itu, kesesuaian masyarakat Indonesia dapat dilihat dari prinsip-prinsip koperasi yaitu:
1. Keanggotaan Sukarela dan Terbuka.
2. Pengendalian oleh Anggota Secara demokratis.
3. Partisipasi Ekonomi Anggota.
4. Otonomi Dan Kebebasan.
5. Pendidikan, Pelatihan, dan Informasi.
6. Kerjasama diantara Koperasi.
7. Kepedulian Terhadap Komunitas.

Karena koperasi tersebut bersifat sukarela dan terbuka sehingga masyarakat atau anggota koperasi tidak terbebani dengan adanya persyaratan yang memberatkan sesorang terlibat dalam koperasi terutama dalam pinjaman dana untuk modal usaha karena dalam Koperasi tersebut tidak ada jaminan dan tidak ada bunga namun dilakukan berdasarkan dengan bagi hasil sesuai dengan jasa usaha masing-masing. Selain itu, adanya prinsip pengendalian oleh anggota secara demokratis sangat menunjukkan kesesuaian dengan masyarakat Indonesia. Dimana Indonesia memiliki bentuk pemerintahan yang demokrasi.

3. Koperasi di Indonesia dalam perkembangannya mengalami pasang dan surut. Saat ini pertanyaannya adalah “Mengapa Koperasi sulit berkembang?” Padahal, upaya pemerintah untuk memberdayakan Koperasi seolah tidak pernah habis.

Beberapa penyebab koperasi sulit untuk berkembang antara lain :
1. Kurangnya Partisipasi Anggota. Bagaimana mereka bisa berpartisipasi lebih kalau mengerti saja tidak mengenai apa itu koperasi. Hasilnya anggota koperasi tidak menunjukkan partisipasinya baik itu kontributif maupun insentif terhadap kegiatan koperasi sendiri. Kurangnya pendidikan serta pelatihan yang diberikan oleh pengurus kepada para anggota koperasi ditengarai menjadi faktor utamanya, karena para pengurus beranggapan hal tersebut tidak akan menghasilkan manfaat bagi diri mereka pribadi. Kegiatan koperasi yang tidak berkembang membuat sumber modal menjadi terbatas. Terbatasnya usaha ini akibat kurangnya dukungan serta kontribusi dari para anggotanya untuk berpartisipasi membuat koperasi seperti stagnan. Oleh karena itu, semua masalah berpangkal pada partisipasi anggota dalam mendukung terbentuknya koperasi yang tangguh, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya, serta masyarakat sekitar.

2. Sosialisasi Koperasi. Tingkat partisipasi anggota koperasi masih rendah, ini disebabkan sosialisasi yang belum optimal. Masyarakat yang menjadi anggota hanya sebatas tahu koperasi itu hanya untuk melayani konsumen seperti biasa, baik untuk barang konsumsi atau pinjaman. Artinya masyarakat belum tahu esensi dari koperasi itu sendiri, baik dari sistem permodalan maupun sistem kepemilikanya. Mereka belum tahu betul bahwa dalam koperasi konsumen juga berarti pemilik, dan mereka berhak berpartisipasi menyumbang saran demi kemajuan koperasi miliknya serta berhak mengawasi kinerja pengurus. Keadaan seperti ini tentu sangat rentan terhadap penyelewengan dana oleh pengurus, karena tanpa partisipasi anggota tidak ada kontrol dari anggota nya sendiri terhadap pengurus.

3. Manajemen. Manajemen koperasi harus diarahkan pada orientasi strategik dan gerakan koperasi harus memiliki manusia-manusia yang mampu menghimpun dan memobilisasikan berbagai sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang usaha. Oleh karena itu koperasi harus teliti dalam memilih pengurus maupun pengelola agar badan usaha yang didirikan akan berkembang dengan baik. Ketidak profesionalan manajemen koperasi banyak terjadi di koperasi koperasi yang anggota dan pengurusnya memiliki tingkat pendidikan yang rendah. contohnya banyak terjadi pada KUD yang nota bene di daerah terpencil. Banyak sekali KUD yang bangkrut karena manajemenya kurang profesional baik itu dalam sistem kelola usahanya, dari segi sumberdaya manusianya maupun finansialnya. Banyak terjadi KUD yang hanya menjadi tempat bagi pengurusnya yang korupsi akan dana bantuan dari pemerintah yang banyak mengucur.

4. Permodalan. Kurang berkembangnya koperasi juga berkaitan sekali dengan kondisi modal keuangan badan usaha tersebut. Kendala modal itu bisa jadi karena kurang adanya dukungan modal yang kuat dan dalam atau bahkan sebaliknya terlalu tergantungnya modal dan sumber koperasi itu sendiri. Jadi untuk keluar dari masalah tersebut harus dilakukan melalui terobosan structural, maksudnya dilakukannya restrukturasi dalam penguasaan factor produksi, khususnya permodalan. Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah Muhammad Hajir Hadde, SE. MM menyebutkan salah satu hambatan yang dihadapi selama ini diantaranya manajemen dan modal usaha. Hal itu dikatakannya dihadapan peserta Diklat Koperasi Simpan Pinjam KSP dan Unit Simpan Pinjam USP yang saat ini sedang berlangsung di Palu. Untuk mengantisipasi berbagai hambatan dimaksud khususnya manajemen Dinas Kumperindag selaku leading sector terus berupaya mengatasinya melalui pendidikan dan pelatihan serta pemberian modal usaha.

5. Sumber Daya Manusia. Banyak anggota, pengurus maupun pengelola koperasi kurang bisa mendukung jalannya koperasi. Dengan kondisi seperti ini maka koperasi berjalan dengan tidak profesional dalam artian tidak dijalankan sesuai dengan kaidah sebagimana usaha lainnya. Dari sisi keanggotaan, sering kali pendirian koperasi itu didasarkan pada dorongan yang dipaksakan oleh pemerintah. Akibatnya pendirian koperasi didasarkan bukan dari bawah melainkan dari atas. Pengurus yang dipilih dalam rapat anggota seringkali dipilih berdasarkan status sosial dalam masyarakat itu sendiri. Dengan demikian pengelolaan koperasi dijalankan dengan kurang adanya control yang ketat dari para anggotanya. Pengelola ynag ditunjuk oleh pengurus seringkali diambil dari kalangan yang kurang profesional. Sering kali pengelola yang diambil bukan dari yang berpengalaman baik dari sisi akademis maupun penerapan dalam wirausaha.

6. Kurangnya Kesadaran Masyarakat. Perkembangan koperasi di Indonesia yang dimulai dari atas (bottom up) tetapi dari atas (top down),artinya koperasi berkembang di indonesia bukan dari kesadaran masyarakat, tetapi muncul dari dukungan pemerintah yang disosialisasikan ke bawah. Berbeda dengan yang di luar negeri, koperasi terbentuk karena adanya kesadaran masyarakat untuk saling membantu memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan yang merupakan tujuan koperasi itu sendiri, sehingga pemerintah tinggal menjadi pendukung dan pelindung saja. Di Indonesia, pemerintah bekerja double selain mendukung juga harus mensosialisasikanya dulu ke bawah sehingga rakyat menjadi mengerti akan manfaat dan tujuan dari koperasi.

7. “Pemanjaan Koperasi”. Pemerintah terlalu memanjakan koperasi, ini juga menjadi alasan kuat mengapa koperasi Indonesia tidak maju maju. Koperasi banyak dibantu pemerintah lewat dana dana segar tanpa ada pengawasan terhadap bantuan tersebut. Sifat bantuanya pun tidak wajib dikembalikan. Tentu saja ini menjadi bantuan yang tidak mendidik, koperasi menjadi ”manja” dan tidak mandiri hanya menunggu bantuan selanjutnya dari pemerintah. Selain merugikan pemerintah bantuan seperti ini pula akan menjadikan koperasi tidak bisa bersaing karena terus terusan menjadi benalu negara. Seharusnya pemerintah mengucurkan bantuan dengan sistem pengawasan nya yang baik, walaupun dananya bentuknya hibah yang tidak perlu dikembalikan. Dengan demikian akan membantu koperasi menjadi lebih profesional, mandiri dan mampu bersaing.

8. Demokrasi ekonomi yang kurang. Dalam arti kata demokrasi ekonomi yang kurang ini dapat diartikan bahwa masih ada banyak koperasi yang tidak diberikan keleluasaan dalam menjalankan setiap tindakannya. Setiap koperasi seharusnya dapat secara leluasa memberikan pelayanan terhadap masyarakat, karena koperasi sangat membantu meningkatkan tingkat kesejahteraan rakyat oleh segala jasa – jasa yang diberikan, tetapi hal tersebut sangat jauh dari apa ayang kita piirkan. Keleluasaan yang dilakukan oleh badan koperasi masih sangat minim, dapat dicontohkan bahwa KUD tidak dapat memberikan pinjaman terhadap masyarakat dalam memberikan pinjaman, untuk usaha masyarakat itu sendiri tanpa melalui persetujuan oleh tingkat kecamatan dll. Oleh karena itu seharusnya koperasi diberikan sedikit keleluasaan untuk memberikan pelayanan terhadap anggotanya secara lebih mudah, tanpa syarat yang sangat sulit.

Senin, 09 November 2015

TUGAS 2

perusahaan dan lingkungan perusahaan

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.

Usaha adalah segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, istilah usaha dalam ilmu ekonomi sesungguhnya dapat diartikan sebagai kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan manusia. Kuncinya adalah dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Perusahaan adalah kesatuan teknis (unit ekonomi) yang mengombinasikan sumber daya alam (tanah dan unsurunsurnya), sumber daya manusia, modal, dan kewirausahaan (skill) untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa tertentu.

Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 Pasal 1 Huruf (b) disebutkan, bahwa perusahaan adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan dirikan, bekerja dan berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Lingkungan perusahaan adalah lingkungan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan menejemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.

Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.

perbedaan letak dan tempat perusahaan

Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
Tujuan perusahaan
Efisiensi perusahaan
Daerah pemasaran produk
Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Dibedakan menjadi 4, yaitu :
Terikat pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

perbedaan perusahaan dan lembaga sosial


perusahaan biasanya bersifat komersil,yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
lembaga sosial, biasanya lebih sukarela yaitu menwarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolang dan membantu tanpa mencari keuntungan. biasanya lembaga sosial menawarkan jasa
perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkn laba.
lembaga sosial,berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
Menurut Prof. Molengraff perusahaan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan, dengan cara memperniagakan beranng-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-parjanjian perdagangan.
Menurut G. P. Gillin lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
Perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial terlatak pada seluruh kegiatanya yang diarahkan untuk memperoleh laba, memberikan kesempatan karja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga untuk meningkatkan pendapatan pemerintah malui pajak dan juga persentase.
seandainya sudah bekerja saya lebih memilih perusahaan

karna perusahaan itu lebih mencari untung dan mencari penghasilan. dan banyak nilai hasil dari perusahan yang dapat memenuhi kehidupan saya. seperti mendapatkan gaji yang tercukupi, mendapatkan vasilitas apabila kita dapat bersaing dengan oarng lain tentu kita mendapat point plus dari pemimpin perusahaan.
dan istimewanya kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun dan rajin pasti kita akan di pandang lebih oleh pemimpin perusahaan.
dan tentunya bekerja di perusahaan itu tidak mudah karna banyak nya pesaing atau peminat orang yang ingin bekerja di ruang lingkup perusahaan
karna hal tersebut itu menjadi motivasi saya untuk selalu giat belajar untuk bisa bersaing dengan orang-orang di luar sana.
perusahaan dan lingkungan perusahaan

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.

Usaha adalah segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, istilah usaha dalam ilmu ekonomi sesungguhnya dapat diartikan sebagai kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan manusia. Kuncinya adalah dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Perusahaan adalah kesatuan teknis (unit ekonomi) yang mengombinasikan sumber daya alam (tanah dan unsurunsurnya), sumber daya manusia, modal, dan kewirausahaan (skill) untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa tertentu.

Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 Pasal 1 Huruf (b) disebutkan, bahwa perusahaan adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan dirikan, bekerja dan berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Lingkungan perusahaan adalah lingkungan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan menejemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.

Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.

perbedaan letak dan tempat perusahaan

Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
Tujuan perusahaan
Efisiensi perusahaan
Daerah pemasaran produk
Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Dibedakan menjadi 4, yaitu :
Terikat pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

perbedaan perusahaan dan lembaga sosial


perusahaan biasanya bersifat komersil,yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
lembaga sosial, biasanya lebih sukarela yaitu menwarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolang dan membantu tanpa mencari keuntungan. biasanya lembaga sosial menawarkan jasa
perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkn laba.
lembaga sosial,berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
Menurut Prof. Molengraff perusahaan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan, dengan cara memperniagakan beranng-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-parjanjian perdagangan.
Menurut G. P. Gillin lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
Perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial terlatak pada seluruh kegiatanya yang diarahkan untuk memperoleh laba, memberikan kesempatan karja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga untuk meningkatkan pendapatan pemerintah malui pajak dan juga persentase.
seandainya sudah bekerja saya lebih memilih perusahaan

karna perusahaan itu lebih mencari untung dan mencari penghasilan. dan banyak nilai hasil dari perusahan yang dapat memenuhi kehidupan saya. seperti mendapatkan gaji yang tercukupi, mendapatkan vasilitas apabila kita dapat bersaing dengan oarng lain tentu kita mendapat point plus dari pemimpin perusahaan.
dan istimewanya kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun dan rajin pasti kita akan di pandang lebih oleh pemimpin perusahaan.
dan tentunya bekerja di perusahaan itu tidak mudah karna banyak nya pesaing atau peminat orang yang ingin bekerja di ruang lingkup perusahaan
karna hal tersebut itu menjadi motivasi saya untuk selalu giat belajar untuk bisa bersaing dengan orang-orang di luar sana.
perusahaan dan lingkungan perusahaan

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.

Usaha adalah segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, istilah usaha dalam ilmu ekonomi sesungguhnya dapat diartikan sebagai kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan manusia. Kuncinya adalah dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Perusahaan adalah kesatuan teknis (unit ekonomi) yang mengombinasikan sumber daya alam (tanah dan unsurunsurnya), sumber daya manusia, modal, dan kewirausahaan (skill) untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa tertentu.

Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 Pasal 1 Huruf (b) disebutkan, bahwa perusahaan adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan dirikan, bekerja dan berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Lingkungan perusahaan adalah lingkungan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan menejemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.

Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.

perbedaan letak dan tempat perusahaan

Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
Tujuan perusahaan
Efisiensi perusahaan
Daerah pemasaran produk
Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Dibedakan menjadi 4, yaitu :
Terikat pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

perbedaan perusahaan dan lembaga sosial


perusahaan biasanya bersifat komersil,yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
lembaga sosial, biasanya lebih sukarela yaitu menwarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolang dan membantu tanpa mencari keuntungan. biasanya lembaga sosial menawarkan jasa
perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkn laba.
lembaga sosial,berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
Menurut Prof. Molengraff perusahaan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan, dengan cara memperniagakan beranng-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-parjanjian perdagangan.
Menurut G. P. Gillin lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
Perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial terlatak pada seluruh kegiatanya yang diarahkan untuk memperoleh laba, memberikan kesempatan karja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga untuk meningkatkan pendapatan pemerintah malui pajak dan juga persentase.
seandainya sudah bekerja saya lebih memilih perusahaan

karna perusahaan itu lebih mencari untung dan mencari penghasilan. dan banyak nilai hasil dari perusahan yang dapat memenuhi kehidupan saya. seperti mendapatkan gaji yang tercukupi, mendapatkan vasilitas apabila kita dapat bersaing dengan oarng lain tentu kita mendapat point plus dari pemimpin perusahaan.
dan istimewanya kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun dan rajin pasti kita akan di pandang lebih oleh pemimpin perusahaan.
dan tentunya bekerja di perusahaan itu tidak mudah karna banyak nya pesaing atau peminat orang yang ingin bekerja di ruang lingkup perusahaan
karna hal tersebut itu menjadi motivasi saya untuk selalu giat belajar untuk bisa bersaing dengan orang-orang di luar sana.
perusahaan dan lingkungan perusahaan

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, usaha adalah kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu.

Usaha adalah segala kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, istilah usaha dalam ilmu ekonomi sesungguhnya dapat diartikan sebagai kegiatan atau tindakan ekonomi yang dilakukan manusia. Kuncinya adalah dalam rangka mencapai kemakmuran dan kesejahteraan.

Perusahaan adalah kesatuan teknis (unit ekonomi) yang mengombinasikan sumber daya alam (tanah dan unsurunsurnya), sumber daya manusia, modal, dan kewirausahaan (skill) untuk menghasilkan sejumlah barang dan jasa tertentu.

Dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 1982 Pasal 1 Huruf (b) disebutkan, bahwa perusahaan adalah bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan dirikan, bekerja dan berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Lingkungan perusahaan adalah lingkungan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan menejemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.

Lingkungagan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencangkup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-fakrot yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termaksuk aspek-aspke ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi.

perbedaan letak dan tempat perusahaan

Pemilihan tempat dan letak perusahaan, factor penting untuk menjamin tercapainya:
Tujuan perusahaan
Efisiensi perusahaan
Daerah pemasaran produk
Pindah tempat : tidak ekonomis dan peraturan pemerintah
. Tempat Kedudukan Perusahaan
Adalah kantor pusat perusahaan tersebut yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.
Letak Prusahaan
Adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik atau pabrik dipengaruhi oleh factor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Dibedakan menjadi 4, yaitu :
Terikat pada alam
Pada umumnya karena tersediaan dan kemudahan bahan baku.
Contoh : Perusahaan timah, emas, minyak bumi.
Terikat sejarah
Perusahaan menjalankan aktivitasnya di suatu daerah tertentu karena hanya dapat di jelaskan berdasarkan sejarah.
Contoh : Perusahaan batik, pekalongan.
Ditetapkan oleh pemerintah
Perusahaan yang didirikan atas dasar pertimbangan, keamanan, politik dan kesehatan.
Contoh : Perusahaan kimia, limbah dampaknya dapat ditekan serendah mungkin.
Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi
Yang bersifat industri adalah : ketersediaan bahan mentah, tenaga air, tenaga kerja, modal, transportasi, kedekatan dengan pasar, dan kesesuaian iklim.

perbedaan perusahaan dan lembaga sosial


perusahaan biasanya bersifat komersil,yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
lembaga sosial, biasanya lebih sukarela yaitu menwarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolang dan membantu tanpa mencari keuntungan. biasanya lembaga sosial menawarkan jasa
perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit, artinya, perusahaan didirikan utuk menghasilkn laba.
lembaga sosial,berorientasi non profit, misalnya seperti lembaga Swadaya Masyarakt (LSM).
Menurut Prof. Molengraff perusahaan adalah seluruh kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk mendapatkan penghasilan, dengan cara memperniagakan beranng-barang, menyerahkan barang-barang, atau mengadakan perjanjian-parjanjian perdagangan.
Menurut G. P. Gillin lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
Perbedaan antara perusahaan dengan lembaga sosial terlatak pada seluruh kegiatanya yang diarahkan untuk memperoleh laba, memberikan kesempatan karja untuk mengurangi pengangguran, kemudian juga untuk meningkatkan pendapatan pemerintah malui pajak dan juga persentase.
seandainya sudah bekerja saya lebih memilih perusahaan

karna perusahaan itu lebih mencari untung dan mencari penghasilan. dan banyak nilai hasil dari perusahan yang dapat memenuhi kehidupan saya. seperti mendapatkan gaji yang tercukupi, mendapatkan vasilitas apabila kita dapat bersaing dengan oarng lain tentu kita mendapat point plus dari pemimpin perusahaan.
dan istimewanya kalau kita bekerja dengan sungguh-sungguh, tekun dan rajin pasti kita akan di pandang lebih oleh pemimpin perusahaan.
dan tentunya bekerja di perusahaan itu tidak mudah karna banyak nya pesaing atau peminat orang yang ingin bekerja di ruang lingkup perusahaan
karna hal tersebut itu menjadi motivasi saya untuk selalu giat belajar untuk bisa bersaing dengan orang-orang di luar sana.

Senin, 02 November 2015

TUGAS 1

pelaku bisnis di indonesia antara lain?


• a. Rumah Tangga
Rumah tangga merupakan pelaku ekonomi terkecil. Meskipun begitu, rumah tangga merupakan pelaku ekonomi terpenting karena semua kegiatan ekonomi berawal dari sana. Kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi pasti melibatkan salah satu atau beberapa anggota keluarga.
• b. Perusahaan Perusahaan
adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan adalah kegiatan produksi (menghasilkan barang). Hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen.
• c. Koperasi
Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan perseorangan atau badan hukum koperasi yang dijalankan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat dan berlandaskan asas kekeluargaan. Sebagai pelaku ekonomi, koperasi berperan sebagaikonsumen, produsen, dan distributor yang mengutamakan kepentingan anggotanya secara khusus dan masyarakat secara umum. Segala sumber daya yang dimiliki koperasi berasal dari anggota dan digunakan seluas-luasnya untuk kepentingan anggota. Sumber daya alam yang dimiliki koperasi dikelola oleh anggota koperasi untuk kesejahteraan anggota. Permodalan koperasi utamanya berasal dari anggota yang disetor dalam bentuk simpanan pokok dan simpanan wajib. Koperasi dapat juga mendapat tambahan modal dari hibah. Manajemen koperasi dikelola oleh pengurus koperasi yang dipilih dari anggota koperasi.
• d. Negara/pemerintah
Menurut Mr. Soenarko (dalam Ekonomi 2; 2006:29), “Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang dapat memaksakan kehendaknya kepada warganya”. Negara merupakan kumpulan masyarakat yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Kekuasaan inilah yang membedakan negara dengan pelaku-pelaku ekonomi lain. Selain sebagai pelaku ekonomi, negara juga berperan sebagai pengatur perekonomian.



manfaat mata kuliah pengantar bisnis untuk perjalanan karir masa depan

Menurut saya manfaat kuliah pengantar bisnis untuk masa yang akan datang yaitu kita dapat bekerja dengan cara yang benar, sehingga tidak menimbulkan masalah atau dampak negatif dan bekerja secara efisien sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dengan biaya rendah atau tertentu di dunia bisnis. Dapat melatih kemampuan kita untuk melihat, menganalisis, menyelesaikan masalah, mengambil keputuan bisnis yang benar tentang berbagai aktifitas dan objek bisnis. Dapat mengetahui pengetahuan dasar tentang bisnis, dan mengetahui konsep-konsep, ruang lingkup, dan operasionalisasi bisnis, Sehingga dimasa yang akan datang ketika kita ingin memulai suatu bisnis, kita dapat bekerja secara efektif dan efisien.

masalah bisnis yang sering di dengar antara lain


1. Inflasi
Inflasi adalah suatu kenaikan harga – harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian. Para ekonom telah merasakan bahwa inflasi itu merupakan suatu proses yang membatasi diri. Hal ini disebabkan oleh adanya ketidakseimbangansementara antara permintaan dan penawaran barang dan jasa. Jika permintaan turun atau penawan meningkat, seharusnya tingkat inflasi lebih rendah.
2. Produktifitas
Produktifitas adalah keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk meningkatkan produktifitas, orang tidak cukup hanya dengan bekerja keras, tetapi juga memerlukan peralatan dan metode kerja yang lebih baik. Disamping itu juga diperlukan peningkatan investasi, riset dan pengembangan, dan teknik – teknik manajemen yang lebih maju.
3. Pengangguran
Tingkat pengangguran di Indonesia tidak dapat ditentukan secara tepat karena sulitnya mendapatkan data yang akurat. Bersamaan dengan resesi yang terjadi akhir – akhir ini banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan. Pada umumnya pemutusan hubungan kerja ini terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi membayar mereka sebagai akibat turunnya penghasilan ( dari penjualan ) secara drastis. Namun tidak mustahil jika kondisi perekonomian membaik yang berpengaruh juga pada kondisi perusahaan, maka pemutusan hubungan kerja ini dapat dibatalkan, dengan kata lain mereka ditarik kembali untuk bekerja.

4. modal

Dalam dunia bisnis memang butuh keberanian dan kesabaran untuk menjalaninya, namun ada beberapa alasan yang dapat membuat seseorang ragu dalam membuka bisnis.

Biasanya orang yang hendak melakukan usaha selalu mengkambing hitamkan modal, Padahal ada banyak cara mendapatkan modal dan modal itu juga tidak selalu uang tetapi bisa dengan ide, berupa tenaga dan lainnya.

5. kesulitan meningkatkan penjualan

Mungkin bisnis bisa berjalan, tapi untuk meningkatkannya kesulitan. Sulit untuk memperluas jaringan, sulit untuk meningkatkan penjualan, sulit untuk menembus pasar baru.

Senin, 26 Oktober 2015

NEW POST 1

ALASAN SAYA MEMILIH JURUSAN AKUNTANSI Hai friends, saya disini ingin menceritakan tentang kenapa saya memilih jurusan akuntansi di Universitas Gunadarma, tapi sebelum saya menceritakannya, saya perkenalkan diri dulu yah. Oke perkenalkan nama saya Gleind Ratuntiga, saya asli Manado hehe... Kenapa saya memilih untuk masuk di Universitas Gunadarma dengan memilih jurusan akuntansi?. Sebenarnya saya tadinya ingin masuk di Universitas Pancasila dengan mengambil jurusan hokum, tapi pada saat saya mengikuti test ternyata tidak lulus yahh mungkin belom jodoh yah hihihi.. Selang waktu kemudian tiba” saya di sms oleh pihak Universitas Gunadarma bahwa saya mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma, tetapi saya bingung kok saya bisa yah dapet beasiswa dari Universitas Gunadarma dengan jurusan akuntansi? Saya pun tambah bingung , kok bisa yah? Hmmm… tetapi saya ingat” kalau sebelum UN saya pernah mengikuti tryout beasiswa dari Universitas Gunadarmadengan memilih jurusan akuntansi dan tidak di sangka, tidak di duga ternyata saya mendapatkan beasiswa dari Universitas Gunadarma dengan jurusan akuntansi dan nilai yang cukup memuaskan. Wow.. mingkin ini rencana Tuhan. Hehe.. Saya pun tidak jadi mengambil jurusan hukum dan memilih jurusan akuntansi karna saya berpikir juga bahwa jurusan akuntansi peluang kerjanya yang sangatlah luas dan menjanjikan. Selain itu Universitas Gunadarma merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta(PTS) terbaik di Indonesia, bahkan di tahun 2015 ini kabarnya Universitas Gunadarma masuk dalam kategori 10 besar di Indonesia. Jurusan akuntansi di Universitas Gunadarma juga terakrditasi “A”, makanya saya tidak ragu lagi untuk memilih jurusan akuntansi. Okey guys sekian dulu dari saya yah friends. See you in the next post friend. thx

Rabu, 14 Oktober 2015

INFO UNIK DARI GUA KRUBERA-VORONYA

Gua Krubera adalah gua terdalam di dunia, disebut juga Gua Voronya yang dalam istilah inggrisnya dikenal dengan nama Voronja Cave kalau dalam bahasa rusia Voronja artinya burung gagak adalah Gua yang dikenal paling dalam di Bumi. Gua ini terletak di Massif Arabika dari Wilayah Gagrinsky-Caucasus Barat, di distrik Gagra Abkhazia-Georgia. 

Kedalaman dari pintu masuk gua yang telah dieksplorasi adalah sekitar 2.191 m ±20 m (7.188 kaki ± 66 kaki). Gua Krubera terletak sekitar 2.256 m diatas permukaan laut di Lembah Ortobalagan, yang memiliki bentuk sempurna, melalui glasial dari sub-Caucasia.

Gua yang dikenal sebagai Krubera-Voronya, dianggap sebagai "Everest dari gua".Ini menjadi gua terdalam di dunia.

Gua Krubera, Gua Voronya
Photo Gua Krubera by tiflis via wikimapia
Salah satu pertanyaan menarik di Krubera-Voronya adalah bagaimana gua mencapai suatu kedalaman besar, dengan asumsi bahwa Gua terhubung dengan tingkat yang lebih rendah dari Laut Hitam di masa lalu.

Meski demikian, penjelajah dari berbagai negara turun ke gua Krubera dari waktu ke waktu. Kebanyakan dari mereka ingin menetapkan rekor kedalaman atau mencari tahu apakah gua bisa lebih dalam daripada yang diketahui.

Tujuan dasar dari eksplorasi gua yang pertama dan terutama adalah untuk memahami gua, sistem air bawah tanah, pengembangan geologi dan iklim kuno yang ada di bumi.

Pada tahun 2004, untuk pertama kalinya dalam sejarah Speleological, Asosiasi ekspedisi Ukraina mencapai kedalaman lebih dari 2.000 m, dan menjelajahi gua sampai 2.080 m (6824 kaki). Kedalaman maksimum saat ini 2.191 m, dicapai selama ekspedisi pada bulan Agustus-September 2007. Gua tersebut tetap dikenal mempunyai kedalaman lebih dari 2.000 meter di Bumi.

Pendekatan terhadap kedalaman ekstrim dari gua itu dicapai, dengan menggunakan tali, melalui kompleks jalur ditentukan berdasarkan air mengalir melalui gua.

Beberapa dari tim ekspedisi harus menyelam melalui air dingin (Dua derajat Celsius) dalam rangka mencapai bagian terdalam dari gua.

Massif Arabika, merupakan rumah dari gua Krubera (Voronya), yaitu salah satu dari gunung tinggi dari kapur karst terbesar di Caucasus Barat. Gunung terdiri dari batu gamping yang kedalamannya terus menerus ke barat daya ke arah Laut Hitam.

Gua terdalam, Krubera
Di antara beberapa ratus gua yang dikenal di Massif Arabika, lima belas telah dieksplorasi sampai kedalaman lebih dari 400 m dan lima gua sampai kedalaman lebih dari 1.000 m.

Semua Gua besar di Lembah Ortobalagan kemungkinan memiliki sistem hidrologi tunggal, terhubung ke mata air besar di pantai Laut Hitam. Koneksi fisik langsung Gua Krubera dengan Sistem di Arabika kemungkinan benar adanya, meski belum terealisasi secara fisik.

Ada banyak indikasi bahwa sistem gua bawah tanah di seluruh dunia benar adanya. Apa sebenarnya yang terjadi dalam sistem ini adalah sebuah misteri.

Gua Krubera belum cukup diteliti, tetapi juga bisa menjadi jalur penting dalam jaringan gua di seluruh dunia.

semoga bisa menambah wawasan tentang fakta unik dan menarik dari topik yang saya bahas ty :)